Proses Penanganan Hasil Panen Tanaman Obat

tanaman obatHasil panen tanaman obat bisa digunakan dalam keadaan segar atau bisa pula digunakan dalam bentuk olahan setengah jadi misalnya bentuk kering, tepung, dsb. Untuk bahan yang dimanfaatkan dalam bentuk segar, begitu setelah dipanen dan dibersihkan langsung dimanfaatkan sebagai obat. Caranya bahan langsung direbus, dapat juga diambil sarinya lebih dulu misalnya diparut, ditumbuk atau diblender lalu diperas.

Tetapi untuk hasil panen yang digunakan dalam bentuk olahan setengah jadi ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan :

  1. Tanaman yang dipanen daun/bunganya setelah dibersihkan langsung dapat dikeringkan dibawah sinar matahari atau diangin-anginkan sampai kering. Pengeringan dapat juga dilakuka dengan oven. Untuk pengeringan dengan sinar matahari bahan dihamparkan di atas anyaman bambu atau tempat hamparan lain misalnya triplek atau paranet, dengan diusahakan tebal hamparan tidak terlalu tebal agar pengeringan dapat berjalan cepat. Usahakan tidak dijemur sehari penuh, kalau bahan yang dikeringkan tidka bisa kering dalam satu hari sebaiknya setelah jam 2 siang bahan diteduhkan dan keesokan harinya baru dijemur kembali. Demikian diulang berkali-kali sampai kering betul.
  2. Tanaman obat yang dipanen akar, umbi/umbi lapis atau rimpangnya penanganan hasil panennya adalah sebagai berikut : setelah bahan dibersihkan dari sisa-sisa tanah yang melekat, untuk akar yang kecil langsung bisa dijemur/dioven. Tetapi bila yang dipanen akar yang besar, umbi / rimpang setelah dibersihkan dari sisa-sisa tanah maupun akar-akar kecil dan setelah dicuci bersih dilakukan perajangan (slice), pengukusan (steam) baru dijemur atau dioven. Apabila dilakukan pengeringan dengan sinar matahari, khusus temu-temuan (seperti temulawak, kunyit, dsb) penjemuran jangan sampai melampaui jam 2 siang. Seyogyanya menjelang jam 2 bahan diteduhkan dan baru keesokan harinya bahan dijemur kembali begitu diulang berkali-kali sampai bahan kering betul. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh mutu bahan olahan setengah jadi yang baik.
  3. Tanaman obat yang dipanen buahnya setelah dipetik dan dibersihkan dapat langsung dikeringkan atau dapat juga diolah untuk dijadikan semacam manisan (misalnya buah bidara). Untuk yang diambil bijinya, biji langsung bisa dikeringkan.
  4. Tanaman yang dipanen kulit batang/kayunya setelah diiris sesuai dengan ukuran yang dikehendaki baru dikeringkan.

Proses penanganan hasil panen tanaman obat selanjutnya yaitu penepungan dan penyimpanan. Bila bahan baku obat yang dikehendaki berupa olahan tepung, maka setelah dilakukan pengeringan bahan dapat langsung ditepung dengan jalan ditumbuh atau menggunakan mesin penepung, setelah itu bahan baru disimpan.

Bahan yang akan disimpan lama, baik bahan kering maupun tepung sebaiknya dikemas dengan kemasan yang kedap air dan udara atau bisa juga ditaruh pada tempat penyimpanan yang bisa ditutup rapat lalu disimpan ditempat yang teduh dan kering.

author
Penulis: 

Posting Terkait "Proses Penanganan Hasil Panen Tanaman Obat"

Penanganan Pasca Panen Tanaman Kumis Kucing
Produk utama dari usaha budidaya tanaman kumis
Khasiat Kumis Kucing Bagi Kesehatan
Kumis kucing merupakan salah satu tanaman obat
Dahsyatnya Khasiat Daun Kemangi Bagi Kesehatan
Daun kemangi atau yang dikenal juga dengan
Cocor Bebek : Ciri-CIri, Kandungan dan Manfaatnya
Cocor bebek juga dikenal dengan nama suru

Tinggalkan pesan "Proses Penanganan Hasil Panen Tanaman Obat"